ROGRAM BIDANG PENDIDIKAN

Pengertian

          Gema Mandiri selalu concern mengembangkan bidang pendidikan bagi masyarakat, khususnya pendidikan seumur hidup (Long Life  Education) melalui penyadaran pentingnya pendidikan, membangun akses masyarakat pada pendidikan formal, menyelenggarakan pendidikan luar sekolah melalui "paket-paket" pendidikan seperti: life skill, functional literacy, pengembangan media pendidikan masyarakat, pelatihan tutor dan fasilitator bagi masyarakat, kerjasama pendidikan lintas sektoral dan private sector, dan lain sebagainya sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

           Program bidang pendidikan mengandung pengertian: menyadarkan, memfasilitasi, membangun dan melaksanakan kegiatan, membuat media, manjalin kerjasama dalam bidang pendidikan bagi masyarakat.
 

Asumsinya

           Pendidikan dapat dijadikan pemutus matarantai kemiskinan, akselerasi peningkatan kesejahteraan, pembangunan kemandirian masyarakat yang pada akhirnya dapat membangun kemandirian bangsa.
 

Tujuan

           Mencerdaskan masyarakat untuk dapat memanfaatkan peluang-peluang, memanaje potensi diri dan lingkungan untuk peningkatan kesejahteraannya dalam mencapai perubahan hidup yang lebih baik.
 

Bentuk Kegiatan

1. Public Awareness tentang pentingnya pendidikan;
2. Membangun akses bagi masyarakat pada pendidikan formal, dan nonformal;
3. Pendirian TBM (Taman Bacaan Masyarakat);
4. Memproduksi Media Pendidikan;
5. Fungsional Literasi;
6. Dukungan pada Pusat Belajar Masyarakat;
7. Penyelenggaraan pendidikan ketrampilan masyarakat yang terkait dengan usaha yang dijalani atau yang akan dibangunnya;
8. Kerjasama dengan berbagai pihak dalam penyelenggaraan pendidikan bagi masyarakat.
9. Bimbingan keterampilan penerapan teknologi bagi masyarakat;
10. Advokasi bidang pendidikan.
 

Metode

1. Pengadaan informasi  yang memadai;
2. Penyediaan sarana dan prasarana;
3. Penyediaan tenaga praktisi dan ahli;
4. Brainstorming kebutuhan pendidikan masyarakat;
5. Perencanaan dan pelaksanaan oleh masyarakat;
6. Evaluasi manfaat dan keberlanjutan kegiatan pendidikan;
7. Pemanfaatan "Bahasa Ibu" untuk transfer pengetahuan.