PROGRAM BIDANG SOSIAL

Pengertian

          Program bidang sosial yang di kembangkan oleh lembaga Gema Mandiri adalah pengertian yang sangat disederhanakan yaitu "pembangunan kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama oleh penyandang masalah maupun yang peduli pada mereka". Inti dari program ini adalah membangun hubungan sosial (pertemanan) dan kebersamaan komunitas dalam menyadari permasalahannya dan mengatasi secara bersama-sama untuk merubah kondisi buruk yang ada saat ini ke arah yang lebih baik di kemudian hari.

          Pembangunan di bidang sosial, selain kesadaran akan masalah yang dihadapi, komunitas juga digali kemampuannya secara bersama untuk mencari solusinya berdasarkan pemanfaatan potensi sumber daya yang dimiliki komunitas itu sendiri serta membangun akses untuk mencari bantuan keberbagai pihak yang dapat membantu mengatasi masalah yang dihadapinya tersebut.

Asumsinya

          Selama ini masyarakat sendiri-sendiri dalam mengatasi masalahnya. Bahkan satu sama lain sering kali tidak peduli. Padahal solidaritas dikalangan masyarakat marginal umumnya sangat tinggi. Namun sayangnya solidaritas itu biasanya hanya untuk keperluan-keperluan yang tidak konstruktif. Dengan program bidang sosial ini diharapkan masyarakat dapat mengatasi masalah yang memiliki kesamaan untuk dihadapi secara bersama-sama.

Tujuan

         Pembangunan potensi diri masyarakat dengan membangkitkan potensi sosial yang dimilikinya untuk dikembangkan sebagai alat untuk solusi dalam mengatasi persoalan mendasar yang dihadapinya.Dengan demikian diharapkan masyarakat akan menyadari kemampuannya secara bersama-sama untuk perbaikan kehidupannya.

Bentuk Kegiatan

1. Identifikasi diri masyarakat berdasarkan kesamaan masalah yang dihadapinya;
2. Diskusi untuk mencari sumber masalah yang menyebabkan terganggunya kesejahteraan masyarakat itu sendiri;
3. Inventarisasi potensi diri oleh masyarakat;
4. Membangun akses pendukung;
5. Merancang kegiatan untuk mengatasi masalah bersama;
6. Melaksanakan program secara bertanggung tertib dan bertanggung jawab secara bersama;
7. Advokasi bidang sosial.

Metode

1. Brainstorming;
2. Inventarisasi masalah yang dihadapi masyarakat dengan prioritas kesamaan masalah secara bersama;
3. Pelatihan pengambilan keputusan;
4. Pelatihan manajemen penanganan masalah dan manajemen konflik;
5. Memulai kegiatan;
6. Diskusi dan Evaluasi;
7. Pelatihan monitoring dan pelaporan kegiatan;
8. Perecanaan program berkelanjutan.